Sekongkol Jahat Akan Berujung Kualat, Ketua KPU Malaka Diduga “Main” Untuk Salah Satu Paslon Peserta Pilkada Malaka

Malaka.libasmalaka.com – Ketua KPU Kabupaten Malaka, Makarius Nahak Bere, S.Fil diduga ‘Main’ alias memihak salah satu pasangan calon (Paslon) peserta Pilkada Malaka Tahun 2020. Dugaan tersebut didasarkan pada beberapa fakta di lapangan dalam beberapa pekan terakhir, selama berlangsungnya tahapan kampanye.

Demikian diungkapkan sekelompok pemuda asal Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, yang mengaku selalu mengikuti gerak-gerik Ketua KPU. Para pemuda mengungkapkan hal tersebut kepada N9 di Weoe, Selasa pagi (17/11/2020).

“Ada beberapa point yang kami sudah catat selama masa kampanye ini, yang membuat kami dan kita semua patut menduga kalau Ketua KPU Malaka ‘Main’ untuk paslon tertentu”, ujar Stefanus Alfridus Bria diamini teman-temannya.

Selanjutnya, Stefanus mengungkapkan beberapa point yang menjadi alasan, mengapa dirinya dan teman-temannya menduga Ketua KPU berpihak pada Paslon tertentu:

1. Dua kali kampanye Paslon bukan SBS-WT di Kecamatan Wewiku selalu dihadiri Ketua KPU.
2. Ketua KPU dengan Mobil dinasnya ada dalam barisan Convoi Paslon yang sedang iring-iringan bersama masa pendukung dari satu ttik kampanye ke titik kampanye lain di Desa Weoe pada Jumat (13/11/2020). Warga menilai janggal karena menurut warga, kalau mau pantau seharusnya tidak ikut dalam convoi. Apalagi melihat jalur yang dilewati convoi Paslon yang keluar dari Jalan Utama, seharusnya Ketua KPU, kalau mau pantau saja, bisa melewati jalur utama.
3. Ketua KPU Malaka menyetir sendiri mobilnya ketika bertugas. Hal ini menurut warga janggal karena seharusnya Ketua KPU adalah pejabat instansi resmi dan kendaraan plat merah itu seharusnya dilengkapi sopir.
4. Didalam mobil dinas tersebut terdapat sejumlah warga Desa Weulun yang menurut pengetahuan warga merupakan pendukung Paslon yang sedang berkampanye. Salah satunya diduga memiliki hubungan kekerabatan dengan isteri Ketua KPU.
5. Ada tangan yang terlihat keluar dari dalam mobil dinas Ketua KPU yang menunjukkan simbol mendukung Pasloon tertentu. Hal ini yang kemudian memancing para pemuda di sekitar untuk bereaksi membalas simbol tersebut.
6. Warga kemudian mengaitkan kehadiran Ketua KPU dalam convoi tersebut dengan keberadaan mobil dinas Ketua KPU yang terpakir di jalan sekitar tempat kampanye Paslon pada hari sebelum pelaksanaan kampanye, atau pada Kamis 12/11/2020.
7. Ketua KPU sendiri sebenarnya masih harus melaksanakan isolasi mandiri karena baru kembali dari tugas di Surabaya, yang nota bene zona merah Covid-19. Pertanyaannya, kenapa harus bela-belain ikut pantau kampanye?

Karena berbagai kejanggalan tersebut, para pemuda menilai Ketua KPU ‘Main’ alias memihak salah satu Paslon. Karenanya, para pemuda mengaku sedang mempertimbangkan untuk melaporkan hal tersebut kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Sementara, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malaka, Makarius Nahak, S.Fil belum berhasil dikonfirmasi wartawan terkait dugaan tersebut. Ketika dihubungi N9 melalui sambungan telepon seluler, Makarius menjawab singkat: “Kami sementara Bimtek di Kupang.(Joger/Ananda)