Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Peduli Kesehatan Lingkungan Masyarakat Perbatasan

Wujud kepedulian Satgas Yonarmed 3/105 Tarik oleh Pos Fatuha dengan membangun program jambanisasi di beberapa rumah wilayah desa binaan Pos sebagai bentuk kepedulian Satgas Yonarmed 3/105 Tarik kepada kesehatan lingkungan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonarmed 3/105 Tarik, Letkol Arm Laode Irwan Halim, S.I.P., M.Tr. (Han)., melalui rilis tertulisnya di Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Minggu (20/9/2020).

Menurut Dansatgas, bahwa kesehatan dan kebersihan merupakan modal dasar seseorang dalam menjalankan suatu kegiatan maka sehubungan dengan hal tersebut anggota Pos Fatuha mewujudkannya dengan terjun langsung dalam program jambanisasi.

“Guna meningkatkan angka kesehatan lingkungan di daerah perbatasan maka program ini dilaksanakan dengan kurang lebih diterima oleh 15 Orang yang terbagi 8 dusun,” ucapnya.

“Hal ini merupakan kepedulian Satgas kepada masyarakat, khususnya masyarakat di desa dalam kemanunggalan antara TNI dengan rakyat dengan maksud dan tujuan dengan adanya pembangunan jamban ini, masyarakat dapat meningkatkan taraf hidup sehat, terutama mereka yang belum memiliki fasilitas untuk BAB (Buang Air Besar),” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, dipimpin oleh Sertu Rokhmat selaku Danpos Fatuha mengatakan bahwa ini merupakan program SANDES (Sanitasi Perdesaan) padat karya yang dikelola oleh Dinas PUPR provinsi NTT Balai Cipta Karya.

“Terlebih mengingat minimnya posko kesehatan yang ada di desa tersebut maka sebaiknya lebih baik mencegah daripada mengobati, contohnya dengan melalukan jambanisasi guna meminimalisir sumber penyakit dari lingkungan yang kotor,” ujar Danpos.

 

Ditambahkan juga oleh Nelson Ejhon (30) selaku Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL Teknik) mengucapkan, “masyarakat disini selama ini menjadikan sungai dan kebun sebagai tempat untuk buang hajat tentu hal ini sangat berbahaya karena sungai akan menjadi kotor dan nantinya akan berdampak pencemaran lingkungan”.

Sementara itu Bapak Cyprianus Nahak Bauk (53) selaku Kepala Desa mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Satgas Yonarmed 3/105 Tarik, yang telah peduli dan membantu warganya karena telah membantu dalam proses pembuatan jamban sehingga meminimalisir pencemaran air akibat dari buang air besar (BAB) ke sungai.

“Saya ucapkan terima kasih atas kepedulian TNI Satgas Yonarmed 3/105 Tarik karena bagi kami, pembangunan jambanisasi ini sudah lama kami idamkan dan akhirnya sekarang bisa terealisasi,” ungkapnya.(*red)