Warga Luar  Yang Masuk Malaka Wajib Gunakan Masker

Warga dari luar kabupaten  yang memasuki Kabupaten Malaka wajib mengunakan masker. jika tidak menggunakan masker maka tidak diperkenankan memasuki daerah Malaka.

Penegasan itu disampaikan Bupati Malaka, dr.Stefanus Bria Seran MPH dan Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno,SH kepada wartawan disela pemantauan Pos Penjagaan Tim Pencegahan Covid 19 di Talimetan – Kusa – Kecamatan Malaka Timur – Kabupaten Malaka, Rabu (15/4-2020).

menurut Bupati Setafanus Bria Seran (SBS) guna menetapkan Malaka wajib Masker agar Malaka steril dari penularan firus Covid 19 bagi rakyat.

” Kita sudah gelar rapat dengan Pak Kapolres Malaka dan Pak Dandim 1605/Belu bersama tim Pencegahan Covid 19 dan diputuskan seluruh warga Kabupaten Malaka yang beraktivitas di luar rumah hukumnya wajib mengenakan masker”

“Wajib masker itu berlaku juga bagi warga luar Malaka yang mau berkunjung ke Malaka juga harus gunakan masker. Bila tidak bawa masker dilarang masuk daerah Malaka guna mensterilkan Malaka dariwabah virus ini ”

” Pengawasan penggunaan masker itu akan dilakukan diberbagai tingkatan. Di wilayah perbatasan kabupaten akan dilakukan pengawasan oleh tim terpadu penanganan Covid 19 yang bertugas di batas Talimetan – Malaka Timur, Nurobo -Kecamatan Laenmanen dan Perbatasan TTS di Kecamatan Wewiku”

“Khususnya Warga asal luar Malaka yang mau masuk ke daerah Malaka hukumnya wajib gunakan masker, baik warga yang menggunakan kendaraan roda dua, penumpang kendaraan umum dan rental, kendaraan pribadi atau dinas termasuk truk semuanya wajib gunakan masker”

” jika tidak mengunakan masker maka akan ditertibkan petugas gabungan di batas dan tidak diijinkan memasuki daerah Malaka”

” Bagi warga Kabupaten Malaka yang beraktivitas diluar rumah hukumnya wajib gunakan masker terutama selama di perjalanan menggunakan kendaraan termasuk berada di fasilitas publik dan pasar”

” Khususnya di daerah Malaka setiap desa dan Kecamatan sudah terbentuk tim penanganan Covid yang akan melakukan penanganan dan pemantauan di lapangan”

” Pengawasan penggunaan masker itu tim kita diback up dari unsur TNI dan Kepolisian yang bertugas di wilayah Kabupaten Malaka”

” Untuk kebutuhan pengadaan masker setiap desa di Kabupaten Malaka mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 Juta hingga Rp 100 Juta guna penanggulangan Covid 19 di desa dan dari dana itu akan disisihkan untuk buat masker dan bagikan untuk rakyat sesuai kebutuhan di desa”.

Sementara Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno kepada wartawan mengatakan keputusan pemerintah mewajibkan seluruh warga menggunakan masker di wilayah Kabupaten Malaka merupakan langkah bijaksana dan patut didukung.

“Kita dari Polri dan TNI siap memback up tim penanganan Covid dan siap mensosialisasikan rencana baik ini untuk rakyat”

” Sebagai Kapolres saya sudah instruksikan kepada seluruh Kapolsek yang menyebar di Kabupaten Malaka untuk mensosialisasikan hal ini kepada rakyat termasuk melakukan pengawasan di berbagai wilayah hukum Polsek yang bersangkutan”

” Penggunaan masker itu hukumnya wajib untuk kebaikan kita semua. Lebih baik kita melakukan pencegahan penularan Covid 19 dengan cara menggunakan masker dari pada sudah menular baru diobati tentu menyusahkan banyak orang”

” Penggunaan masker itu bisa melindungi warga dari Pandemi Covid 19″

” Kita sudah instruksikan kepada anggota Kepolisian untuk mengedukasi rakyat dengan cara persuasif. Bila dengan cara persuasif masih juga bandel maka aparat kepolisian akan bertindak tegas termasuk menempuh proses.(Ananda)